TUGAS 1 KEWIRAUSAHAAN



Kewirausahaan adalah hal-hal yang terkait dengan wirausaha. Wira berarti keberanian dan usaha berarti kegiatan bisnis yang komersial atau non-komersial, Sehingga kewirausahaan dapat diartikan sebagai keberanian seseorang untuk melaksanakan suatu kegiatan bisnis. Berasal dari bahasa Prancis yaitu “Enterpreneurship”. Wirausahawan adalah orang yang pandai atau berbakat mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun operasi untuk pengadaan produk baru, memasarkannya, serta mengatur permodalan operasinya. Terdapat 3 jenis perilaku seorang wirausahawan antara lain pengambilan resiko kemampuan untuk mengambil resiko yang wajar dan suka tantangan, beroerorientasi ke masa depan pandanga ke depan, perspektif  dalam konteks bisnis, seorang entrepreneur membuka usaha baru (new ventures ) yang menyebabkan munculnya produk baru atau ide tentang penyelenggaraan jasa-jasa dan Oerorientasi pada tugas dan hasil kebutuhan untuk berprestasi, berorientasi laba, ketekunandan ketabahan, tekad kerja keras, mempunyai dorongan kuat, energetik dan inisiatif.
Kunci utama yang paling penting untuk seorang wirausahawan adalah pertumbuhan dan perluasan organisasi melalui inovasi dan kreativitas. Diawali dengan penemuan-penemuan baru seperti mesin uap, mesin pemintal dll. Tujuan utama mereka adalah pertumbuhan dan perluasan organisasi melalui inovasi dan kreativitas. Karakteristik wirausahawan menurut McClelland:
a.         Keinginan untuk bertanggung jawab
b.        Preferensi kepada resiko-resiko menengah
c.         Persepsi kepada kemungkinan berhasil
d.        Rangsangan oleh umpan balik
e.         Aktivitas energik
f.         Orientasi ke masa depan
g.        Keterampilan dalam pengorganisasian
h.        Sikap terhadap uang
i.          Keinginan untuk berprestasi
Adapun karakteristik wirausahawan yang sukses dengan n Ach tinggi yang meliputi:
a.         Kemampuan inovatif
b.        Toleransi terhadap kemenduaan (ambiguity)
c.         Keinginan untuk berprestasi
d.        Kemampuan perencanaan realistis
e.         Kepemimpinan terorientasi kepada tujuan
f.         Obyektivitas
g.        Tanggung jawab pribadi
h.        Kemampuan beradaptasi
i.          Kemampuan sebagai pengorganisasi dan administrator
Tiga kebutuhan dasar yang mempengaruhi pencapaian tujuan ekonomi menurut McClelland yaitu:
a.    Kebutuhan untuk berprestasi (nAch) adalah motivasi untuk berprestasi , karena itu karyawan akan berusaha mencapai prestasi tertingginya, pencapaian tujuan tersebut bersifat realistis tetapi menantang, dan kemajuan dalam pekerjaan. Karyawan perlu mendapat umpan balik dari lingkungannya sebagai bentuk pengakuan terhadap prestasinya tersebut.
b.    Kebutuhan untuk berafiliasi (n Afil)
     Kebutuhan untuk Berafiliasi atau Bersahabat (n-AFI) Kebutuhan akan Afiliasi adalah hasrat untuk berhubungan antar pribadi yang ramah dan akrab. Individu merefleksikan keinginan untuk mempunyai hubungan yang erat, kooperatif dan penuh sikap persahabatan dengan pihak lain. Individu yang mempunyai kebutuhan afiliasi yang tinggi umumnya berhasil dalam pekerjaan yang memerlukan interaksi sosial yang tinggi. Mc Clelland mengatakan bahwa kebanyakan orang memiliki kombinasi karakteristik tersebut, akibatnya akan mempengaruhi perilaku karyawan dalam bekerja atau mengelola organisasi.
c.    Kebutuhan untuk berkuasa (n Pow)
   Kebutuhan akan Kekuasaan (n-POW) Kebutuhan akan kekuasaan adalah kebutuhan untuk membuat orang lain berperilaku dalam suatu cara dimana orang-orang itu tanpa dipaksa tidak akan berperilaku demikian atau suatu bentuk ekspresi dari individu untuk mengendalikan dan mempengaruhi orang lain.
         Masing-masing sumber gagasan dalam identifikasi peluang usaha baru memiliki beberapa contoh. Berikut ini adalah sumber gagasan dalam identifikasi peluang usaha baru:
a.   Konsumen yaitu Wirausahawan harus selalu memperhatikan apa yang menjadi keinginan konsumen.
b.     Perusahaan yang sudah ada yaitu Wirausahawan harus selalu memperhatikan dan mengevaluasi produk atau jasa yang ditawarkan oleh perusahaan yang sudah ada serta mencari cara untuk melakukan perbaikan penawaran yang sudah ada.
c.   Saluran distribusi merupakan sumber gagasan baru yang sangat baik karena kedekatan mereka dengan kebutuhan   akan pasar. Selain itu ada juga :
1. Kebutuhan akan sumber penemuan. Misalnya suatu ketika seseorang atau seorang wirausahawan itu sedang melakukan perjalanan atau kunjungan kesuatu daerah, ia bisa menemukan suatu penemuan yang berbeda dan menjadikan inspirasi tersebut menjadi peluang untuk usahanya. Itulah wirausahawan yang diktakan cerdas dapat menjadikan penemuannya menjadi suatu peluang bisnis/usaha.
2. Hobi atau kesenangan pribadi. Belakangan ini banyak wirausawan yang menjalankan usahanya yang diawali dari suatu hobi menjadi peluang usaha. Misalnya, seperti orang yang awalnya hobi dengan memasak dan lama-kelamaan hobinya tersebut dengan sengaja ataupun tidak disengaja tersalurkan pula lewat peluang suatu usaha yang menjadikannya seorang wirausahawan.
Analisa peluang pokok terdiri dari beberapa unsur yaitu biaya tetap adalah biaya yang jumlah totalnya tetap dalam kisaran perubahan volume kegiatan tertentu. Besar kecilnya biaya tetap dipengaruhi oleh kondisi perusaha an jangka panjang, teknologi dan  metode serta strategi manajemen. Biaya variabel Adalah biaya yang jumlah totalnya berubah sebanding dengan perubahan volume kegiatan. Biaya total  Adalah keseluruhan biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan produksi. Pendapatan total Adalah semua nilai rupiah penjualan yang terakumulasi dari penirralan produk. Keuntungan Adalah jumlah pendapatan total yang melebihi biaya total dari produksi   barang yang dijual. Kerugian Adalah iumlah biaya total produksi barang yang melebihi pendapatan total yang diperoleh dari  pernjualan barang tersebut. Titik pulang pokok Adalah penclapatan total sama dengan biaya totalnya, artinya perusahaan hanya memperoleh pendapatan yang hanya cukup untuk menutupi biaya-biayanya. Perusahaan tidak untung tidak  rugi.
          Berikut ini adalah contoh bentuk-bentuk kepemilikan dari badan usaha tersebut.
a.            Perusahaan Perorangan
          Perusahaan yang dikelola dan diawasi oleh satu orang. Pengelola memperoleh semua keuntungan, disisi lain menanggung semua risiko yang timbul dalam kegiatan usaha .
Keuntungan:
o   Mudah dibentuk dan dibubarkan
o   Bekerja dengan sederhana
o   Pengelolaannya sederhana
o   Tidak perlu kebijakan pembagian laba 
Kerugian :
o  Kemampuan manajemen terbatas
o  Sulit mengikuti pesatnya perkembangan perusahaan
o  Sumber dana hanya terbatas pada pemilik
o  Risiko kegiatan perusahaan ditanggung sendiri 
o  Tanggung jawab tidak terbatas    
b.        Firma
 Bentuk badan usaha yang didirikan oleh beberapa orang dengan menggunakan nama bersama atau satu nama digunakan bersama. Semua anggota bertanggung-jawab penuh, baik sendiri -sendiri atau bersama-sama terhadap utang perusahaan kepada pihak lain,  kalau perlu dengan seluruh kekayaan pribadi.
Keuntungan :
o   Prosedur pendirian relatif mudah
o   Mempunyai kemampuan finansial yang lebih besar
o  Keputusan yang diambil akan lebih baik, karena  pertimbangan seluruh anggota Firma
Kerugian :
o   Hutang perusahaan ditanggung oleh kekayaan pribadi anggota Firma
o  Kelangsungan hidup perusahaan tidak terjamin sebab bila salah seorang anggota keluar, maka firma pun dibubarkan.
c.       Perseroan Komanditer (C.V)  
 Persekutuan yang didirikan oleh beberapa orang (sekutu) yang menyerahkan uangnya untuk dipakai dalam persekutuan sebagai modal perseroan. Sekutu pada perseroan terdiri dari sekutu Komplementer, yaitu orang yang bersedia memimpin pengaturan perusahaan dan bertanggung-jawab penuh dengan kekayaan pribadinya  Sekutu Komanditer, yaitu sekutu yang mempercayakan uangnya dan bertanggung- jawab terbatas pada dana  yang disetornya.
Keuntungan :
o   Pendiriannya relatif mudah
o   Modal yang terkumpul lebih banyak 
o   Kemampuan untuk memperoleh Kredit lebih besar
o   Manajemen dapat didiversifikasikan
o   Kesempatan untuk berkembang lebih besar
Kerugian :
o   Tanggung jawab tidak terbatas
o   Kelangsungan hidup tidak terjamin
o   Sukar untuk menarik kembali investasinya  
d.        Perseroan Terbatas  (PT / NV)  
Suatu badan yang mempunyai kekayaan, hak serta kewajiban sendiri yang terpisah dari kekayaan, hak serta kewajiban para pendiri maupun para pemilik.
Keuntungan PT :
o   Kelangsungan hidup perusahaan terjamin
o   Tanggung jawab terbatas pada modal yang disetor
o   Tidak menimbulkan risiko bagi kekayaan pribadi maupun kekayaan keluarga pemilik 
o   Saham dapat diperjual-belikan
o Kebutuhan modal yang lebih besar akan mudah dipenuhi, sehingga memungkinkan perluasan usaha.
Kerugian PT :
o   Biaya pendiriann relatif mahal
o   Rahasia tidak terjamin
o   Kurangnya hubungan yang efektif antara pemegang saham 
Langkah-langkah penyediaan sumber daya manusia :
a.         Perekrutan karyawan
        Penarikan tenaga kerja adalah langkah pertama di dalam menyediakan sumber daya manusia bagi organisasi kewiraswastaan setiap kali terdapat posisi yang kosong.
b.    Seleksi calon karyawan
Seleksi tenaga kerja adalah penyaringan awal dari calon sumber daya manusia yang tersedia untuk mengisi suatu posisi. Tujuannya adalah untuk memperkecil hingga jumlah yang relatif sedikit calon karyawan dari mana seseorang akhirnya akan disewa.
c.    Pelatihan karyawan
       Pelatihan karyawan adalah keterampilan yang diajarkan pihak perusahaan kepada karyawannya.
 d.    Penilaian hasil kerja
    Penilaian tentang hasil kerja yang telah dilakukan oleh karyawannya, apakah sesuai dengan yang diharapkan atau belum. Pengertian Seleksi adalah pemilihan individu untuk disewa dari semua individu-individu yang telah direkrut. Langkah-langkah dalam melakukan proses seleksi.
o   Penyaringan Pendahuluan dari rekaman, berkas data, dll
o   Wawancara Pendahuluan
o   Tes Kecerdasan (intelegence)
o   Tes Bakat (Aptitude)
o   Tes Kepribadian (Personality)
o    Rujukan Prestasi (Performance References)
o     Wawancara Dianostik
o    Pemeriksaan Kesehatan
o    Penilaian Pribadi
 
Sumber:



0 komentar:

Posting Komentar